Minggu, 28 Desember 2014

ruqiah baru

NAMA            : DEBBY SINTYA ANGGRAINI
NIM                : 11242203121
KELAS           : BKI VA
Yang harus kita lakukan ketika klien terkena gangguan jin adalah dengan cara ruqiah syar’iah yaitu dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an.
Sebelum melakukan ruqiah, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan:
a.       Harus tahu penderita mempunyai jimat atau tidak
b.      Menghilangkan sesuatu yang sifatnya syirik, seperti kalung yang dia percaya dapat melindunginya
c.       Meluruskan akidah klien, yakinkan bahwa Allah mempunyai kekuatan yang bukan bersifat jimat
d.      Mendiagnosis klien tersebut benar-benar kesurupan atau tidak dengan cara menanyakan gejala-gejala jin masuk ketubuh manusia, seperti gejala waktu tidur (susah tidur malam, cemas, suka terbangun tengah malam, mimpi buruk, mimpi melihat sesuatu yang mengancam, mimpi menyeramkan, mimpi melihat binatang buas, mimpi berada dalam ketinggian, mimpi melihat orang aneh seperti terlalu pendek, jelek, tinggi, mimpi berada pada tempat yang menyeramkan, mimpi melihat hantu, bunyi gigi geraham beradu, ketawa, teriak, menangis, berdiri, dan berjalan ketika tidur).
e.       Sebelum ruqiah harus berwudhu untuk mensucikan diri, begitupun dengan klien juga harus berwudhu terlebih dahulu.
Ayat-ayat khusus untuk klien yang terkena sihir diantaranya surat Al-Baqarah : 1-5, 102-103, 284-286, Al-mukminin : 115-118, As-Shaffat : 01-10, Al-Ahqaf : 29-32, Yunus : 57, An-Nahl 67-69.
Gejala atau ciri-ciri khusus terkena gangguan jin :
Ciri-ciri orang yang terkena gangguan jin adalah
Orang pemarah (karena mudah dihasut oleh jin), Orang penakut (suka merendahkan diri sendiri), berperilaku syahwat (bagi laki-laki sering melakukan onani, sedangkan perempuan melakukan menstrubasi), lalai terhadap perintah Allah (jarang Shalat, puasa tidak dilakukan, dan perintah Allah dilalaikan),orang yang menguap tetapi tidak menutup mulut

Gejala-gejala orang ynag terkena gangguan jin
a.       Gejala pada waktu tidur
-          Seperti susah tidur malam
-          Cemas
-           sering terbangun waktu malam
-           mimpi buruk
-           mimpi sesuatu yang sering mengancamnya
-          mimpi yang mnyeramkan
-          gigi geraham beradu
-           tertawa, menangis, teriak, pada saat tidur, berdiri dan berjalan tanpa sadar
-           mimpi ditempat yang mengerikan, contohnya dikuburan atau ditempat sampah, mimpi melihat orang aneh seperti tinggi, pendek, besar dan sebagainya
b.      Gejala pada waktu bangun
-          selalu pusing tanpa ada penyebabnya
-          selalu berpaling, ketika diajak berbuat kebaikan selalu menolak
-          linglung
-          sering lemas, lesu,
-          rasa sakit pada seluruh tubuh dan dokter tidak dapat mendeteksi penyakitnya.
Jalan masuknya jin ketubuh manusia dari segala arah samping, kanan, depan, belakang. Dia tidak bisa melalui atas dan bawah maknanya adalah karena dengan meminta pertolongan dari Allah dan bersujud kepada-Nya, maka gangguan tersebut akan hilang. Jin bisa masuk kejasad manusia karena jin berwujud udara sedangkan manusia berwujud pori-pori, karena itu jin bisa masuk dari berbagai macam arah dalam jasad manusia. Dalilnya dalam surat Ar-Rahman ayat 15 “dan dialah yang menciptakan jin dari nyalanya api ibnu abbas berkata yakni dari ujung kelopak api sedangkan ujung gejolak api adalah udara panas yang keluar dari api. Jadi sebetulnya jin itu masuk ketubuh manusia dari setiap pori-pori. Itulah sebabnya mengapa kita dituntut untuk selalu mengingat Allah dan bertasbih sehingga tertutuplah jalan masuk untuk jin tersebut. Orang kebanyakan lupa ketika menguap tidak menutup mulut dan akhirnya hawa negative yang disebut dengan jin masuk kedalam tubuh kita tanpa kita sadari atau dengan kita sadari. Ketika jin masuk ketubuh manusia ia langsung menuju otak sehingga ia mampu mempengaruhi sebagian dari tubuh kita, itu sebabnya ia mampu manggerakkan beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki
Jin akan mudah masuk ketubuh manusia ketika orang tersebut mudah marah, penakut, senantiasa bernafsu syahwat dan lalai terhadap perintah Allah, lingling, lemas, lesu, terjadi kesurupan, dan terjadi rasa sakit pada anggota tubuh tetapi dokter tidak dapat mendeteksi penyakit tersebut.
Agar kita terhindar dan mampu menjaga diri dari jalan masuknya jin adalah dengan mengucapkan salam ketika masuk kesuatu tempat, membaca bismillah kekita membuang air panas, bismillah ketika menutup dan membuka pintu rumah, zikir dengan hati dan perbuatan, ruqyah diri sendiri, membaca surah yasin, Al-Mulk, dan Al-Baqarah, membaca ayat kursi sebelum tidur dan al-ikhlas, Alfalaq dan Annas, selalu mengingat Allah dalam setiap apaupun yang kita lakukan, dan menjauhi hal-hal yang diharamkan Allah.

ruqiah



NAMA            : DEBBY SINTYA ANGGRAINI
NIM                : 11242203121
KELAS           : BKI VA
Ruqiah secara bahasa berarti jampi atau mantra, sedangkan secara istilah ruqiah adalah ayat-ayat tertentu yang dibacakan kepada seseorang untuk memberikan kesehatan kepada orang yang menderita sakit secara psikis karena gangguan jin. Jadi ruqiah adalah ayat-ayat tertentu yang dibacakan kepada seseorang untuk mendapatkan kesembuhan melalui jalan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an agar Allah memberikan kesembuhan kepada orang tersebut.
Ada beberapa hal yang kita perhatikan ketika belajar ruqiah
1.      Ruqiah bersifat syar’iah (murni menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur’an)
2.      Ruqiah bersifat syirkiyah (mengambil unsur kemusrikan, misalnya mengggunakan batu, raja, dan menggunakan perantara jin)
Gangguan jin terjadi kepada manusia dikarenakan syahwat atau hawa nafsu dan mabuk cinta, ada penyebab misalnya jin tersebut suka kepada manusia karena dia malas mandi, malas bersih-bersih(kotor), ketika haid tidak dibersihkan atau tidak dicuci, karena jin sangat suka dengan hal-hal yang demikian, selanjutnya dikarenakan kita menganiaya jin, contohnya kita membuang kencing sembarangan, masuk kesuatu tepat dengan tidak membaca salam, banyak orang yang salah ketika masuk kesuatu tempat dengan mengatakan permisi mbah,,, yang seharusnya dikatakan adalah mengucapkan Assalamua’alaikum maka insyaAllah segala hal yang negative didalam tempat itu akan hilang.
Yang harus kita lakukan ketika klien terkena gangguan jin adalah dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an atau me-ruqiah klien.
Sebelum melakukan ruqiah, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan:
a.       Harus tahu penderita mempunyai jimat atau tidak
b.      Menghilangkan sesuatu yang sifatnya syirik, seperti kalung yang dia percaya dapat melindunginya
c.       Meluruskan akidah klien, yakinkan bahwa Allah mempunyai kekuatan yang bukan bersifat jimat
d.      Mendiagnosis klien tersebut benar-benar kesurupan atau tidak dengan cara menanyakan gejala-gejala jin masuk ketubuh manusia, seperti gejala waktu tidur (susah tidur malam, cemas, suka terbangun tengah malam, mimpi buruk, mimpi melihat sesuatu yang mengancam, mimpi menyeramkan, mimpi melihat binatang buas, mimpi berada dalam ketinggian, mimpi melihat orang aneh seperti terlalu pendek, jelek, tinggi, mimpi berada pada tempat yang menyeramkan, mimpi melihat hantu, bunyi gigi geraham beradu, ketawa, teriak, menangis, berdiri, dan berjalan ketika tidur).
e.       Sebelum ruqiah harus berwudhu untuk mensucikan diri, begitupun dengan klien juga harus berwudhu terlebih dahulu.
Macam-macam gangguan jin sebagai berikut:
-          Gangguan jin total
Yaitu jin mengganggu seluruh angota tubuh seperti kesurupan
-          Gangguan jin sektoral
Yaitu jin yang menggangggu salah satu anggota baadan seperti tangan, kaki bergerak sendiri dan tidak bisa dikontrol
-          Gangguan jin berkepanjangan
Yaitu jin yang terus menerus berada dalam jasad yang tidak diinginkan atau kesurupan dalam jangka waktu yang sangat lama 1-3 minggu
-          Gangguan jin sejenak
Yaitu gangguan jin yang tidak lebih dari beberapa detik, seperti saat mimpi buruk atau mimpi jatuh dari tempat yang sangat tinggi.
Ayat-ayat yang harus dibaca ketika klien terkena gangguan jin adalah
1.      Al-fatihah
2.      Al-Baqarah ayat 1-5
3.      Al-Baqarah ayat 102
4.      Al-Baqarah ayat 163-164
5.      Al-Baqarah ayat 205
6.      Al-Baqarah ayat 255
7.      Al-Baqarah ayat 285-286
8.      Ali Imran ayat 18-19
9.      Al-A’raf ayat 54-56
10.  Al-A’raf ayat 117-122
11.  Yunus ayat 81-82
12.  Thaha ayat 69
13.  Almu’minin ayat 115-118
14.  Ash Shaffat ayat 1-10
15.  Al-Ahqaf ayat 29-32
16.  Ar-Rahman ayat 33-36
17.  Al Hasyr ayat 21-24
18.  Al Jin ayat 1-9
19.  Al Ikhlas
20.  Al Falaq
21.  An Nas
Tetapi jika tidak dapat menghafal semua ayat tersebut tidak apa-apa setidaknya terapis mampu menghafat surat Al Fatihah, Al-Baqarah ayat 1-5, 285-286, Ali Imran ayat 18-19, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An-Nas. Dengan syarat terapis harus yakin bahwa ayat tersebut mampu menyembuhkan klien.
Jalan masuknya jin ketubuh manusia dari segala arah samping, kanan, depan, belakang. Dia tidak bisa melalui atas dan bawah maknanya adalah karena dengan meminta pertolongan dari Allah dan bersujud kepada-Nya, maka gangguan tersebut akan hilang. Jin bisa masuk kejasad manusia karena jin berwujud udara sedangkan manusia berwujud pori-pori, karena itu jin bisa masuk dari berbagai macam arah dalam jasad manusia. Dalilnya dalam surat Ar-Rahman ayat 15 “dan dialah yang menciptakan jin dari nyalanya api ibnu abbas berkata yakni dari ujung kelopak api sedangkan ujung gejolak api adalah udara panas yang keluar dari api. Jadi sebetulnya jin itu masuk ketubuh manusia dari setiap pori-pori. Itulah sebabnya mengapa kita dituntut untuk selalu mengingat Allah dan bertasbih sehingga tertutuplah jalan masuk untuk jin tersebut. Orang kebanyakan lupa ketika menguap tidak menutup mulut dan akhirnya hawa negative yang disebut dengan jin masuk kedalam tubuh kita tanpa kita sadari atau dengan kita sadari. Ketika jin masuk ketubuh manusia ia langsung menuju otak sehingga ia mampu mempengaruhi sebagian dari tubuh kita, itu sebabnya ia mampu manggerakkan beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki
Jin akan mudah masuk ketubuh manusia ketika orang tersebut mudah marah, penakut, senantiasa bernafsu syahwat dan lalai terhadap perintah Allah, lingling, lemas, lesu, terjadi kesurupan, dan terjadi rasa sakit pada anggota tubuh tetapi dokter tidak dapat mendeteksi penyakit tersebut.
Sifat-sifat yang harus diperhatikan ketika belajar ruqiah agar terhindar dari jalan masuknya jin adalah:
-          Berakhlak yang baik
-          Merealisasikan Tauhid
-          Meyakini bahwa firman Allah mempunyai kekuatan yang sangat besar
-          Mengetahui hal tentang jin seperti mengetahui pintu masuk jin
-          Sudah menikah, boleh yang belum menikah tetapi jauh dari Syahwat
-          Menjauhi hal-hal yang diharamkan
-          Mendukung dan melaksanakan berbagai kegiatan, misalnya rajin shalat kemesjid
-          Senantiasa mengingat Allah
-          berdzikir